selo-gonggo-wonosalam

Akhir-akhir ini sebuah tempat wisata yang memiliki spot foto menarik dapat menjadi tren. Selo Gonggo Wonosalam dapat menarik perhatian para wisatawan untuk berkunjung, khususnya bagi kalangan anak muda yang aktif di media sosial, contohnya. Beruntung di salah satu kota yang terletak di Jawa Timur yakni, Jombang memiliki banyak destinasi tempat wisata yang menawarkan hal tersebut. Salah satunya yaitu Grojogan Selo Gonggo di Wonosalam.

Grojogan Selo Gonggo terletak di Dusun Gondang, Desa Carangwulung, Wonosalam.  Grojogan Selo Gonggo juga menambah daftar wisata air terjun yang berada di wonosalam. Di tempat wisata yang satu ini, anda bisa mendapati banyak spot foto yang dapat dijadikan untuk berselfie ria. Ditambah lagi dengan suasana teduhnya hutan yang berpadu dengan aliran sungai kecil yang dilengkapi air terjun kecil pula. Di tempat ini, anda bisa menikmati keindahan hutan sekaligus menikmati serunya bermain air di bawah air terjun kecil diantara bebatuan-bebatuan besar.

Grojogan Selo Gonggo juga kerap kali disingkat sebagai wisata GSG. Grojogan sendiri merupakan padanan dari kata Coban dan berasal dari kata grojog yang berarti guyur atau jatuh yang kemudian mengau pada istilah air yang jatuh atau air terjun. Istilah grojogan ini juga digunakan di tempat-tempat wisata lain,tidak hanya di Grojogan Selo Gonggo saja, diantaranya Grojogan Sewu di Sarangan, Grojogan Limo di Pasuruan, dan masih banyak yang lainnya. Sedangkan Selo sendiri memiliki arti yaitu batu. Di lokasi GSG memang dapat kita temui banyaknya batu yang bertebaran dengan ukuran yang cukup besar. Untuk arti Gonggo sendiri, beberapa literatur menyatakan kosa kata ini mengacu pada sejenis laba-laba.

Akses jalan untuk menuju Grojogan Selo Gonggo sebenarnya tidak terlalu sulit. Untuk mencapai tempat wisata ini pengunjung hanya tinggal melewati rute yang sama dengan dua tempat wisata andalan di Jombang seperti Kampoeng Djawi dan Ekowisata Taman Banyumili, karena letak Grojogan Selo Gonggo sendiri berada di antara kedua tempat wisata tersebut.

Dari rute jalan Ekowisata Taman Banyumili, anda hanya perlu untuk lurus terus ke atas arah Kampoeng Djawi, tetapi sebelum sampai di Kampoeng Djawi, di sebelah kiri jalan akan ada gapura dusun berwarna putih dengan garis berwarna coklat, belok ke arah gapura tersebut. Gapura ini adalah jalan masuk yang bernama Jalan Palang Segoro yang merupakan jalan tempat kantor Desa Carangwulung berada. Tak jauh dari kantor desa, pintu masuk wisata Grojogan Selo Gonggo pun sudah dapat terlihat.

saat melalui rute jalan ini, jalan yang dilalui memang sudah cukup bagus dengan jalan yang telah diaspal, bahkan jalan palang segoro pun sudah dibeton. Dengan begitu, jalan ini berarti sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat para pengunjung yang akan berkunjung kemari dan pengunjung tidak perlu takut dengan tipikal jalan disini. Sayangnya, saat berada tepat di pintu masuk lokasi, belum terdapat lahan parkir untuk mobil, sehingga pengunjung terpaksa harus memarkirkan mobil mereka di tepian jalan Palang Segoro di depan pintu masuk di seberang salah satu rumah warga. Sedangkan, untuk parkir motor sendiri pihak pengelola telah menyediakannya menjadi satu dengan loket ticketing.

Untuk masuk ke lokasi wisata Grojogan Selo Gonggo ini, anda harus membayar  :

  • Tiket Masuk Rp. 5.000,-/orang.
  • Parkir Roda 2 Rp. 5.000,-
  • Parkir Roda 4 Rp. 10.000,-

Untuk menuju ke titik lokasi grojogan, anda harus  berjalan dengan medan jalan yang menanjak sekitar 200 meter. Di antara medan jalan tersebut, anda juga dapat menemui batu besar bertebaran sepanjang jalan, dilengkapi pemandangan khas pedesaan berupa peternakan kambing milik warga setempat.

Saat sampai di titik lokasi air terjun, tampai air terjun yang tidak terlalu tinggi dengan air yang mengalir di antara bebatuan besar yang mengguyur ke bawah sungai dangkal. Disini, pengunjung bida menikmati jernihnya air dengan bermain-main atau bahkan berenang-renang di bawah guyuran air terjun. Jernihnya aliran air ini berasal dari sumber air selo Gonggo yang berada tak jauh dari lokasi wisata.

Selain itu, disini juga terdapat jembatan yang terbuat dari bambu dengan hiasan cat warna-warni yang menghubungkan jalan setapak berbatu dan perbukitan. Perbukitan ini merupakan hutan pinus yang disulap menjadi lokasi wisata yang keren. Suasananya mengingatkan anda pada wisata bukit Embag namun dengan versi nuansa pepohonan ala wisata Bukit Pinus. Beberapa spot foto dibangun termasuk menara ranting, rangkaian bambu yang dibentuk menyerupai bintang, umbrella hills, gerbang ranting, dan beberapa penunjuk jalan yang bertuliskan kata-kata lucu khas tempat wisata hutan. Ada pula tempat untuk bermain panah dan persewaan ban untuk berenang yang tersimpan rapi.

Yang unik di lokasi wisata ini adalah Caping Hills. Caping Hilss merupakan modifikasi dari umbrella hills namun terbuat dari topi khas petani yang dicat dan dihias hingga terlihat menarik. Anda bisa berfoto dan berselfie ria di bawah caping hills ini. Dilengkapi pula dengan gazebo dan hammock yang dapat disediakan untuk beristirahat dan berbaring santai.

Jadi, tunggu apalagi? Segera kunjungi lokasi wisata Grojogan Selo Gonggo bersama kami, Sedov Indonesia. Untuk tanya jawab maupun booking, Hubungi kami Sedov indonesia ( Call/Whatsapp) : +62812 6222 7300

Salam hangat dan persahabatan dari kami,

error: Content is protected !!